Victory Dairi berdiri dengan penuh tekad. Semangat juara mengalir di setiap langkah mereka, menghidupkan gairah kompetisi yang semakin memuncak. Kini, panggung semifinal Liga 4 Sumatera Utara telah menanti, tempat di mana determinasi, strategi, dan passion akan berbicara lebih lantang dari sekadar kata-kata. Setelah melalui perjalanan panjang, mereka siap memberikan permainan terbaik, mengandalkan teamwork yang solid dan finishing yang tajam untuk meraih kemenangan bersejarah.
Perjalanan Victory Dairi Menuju Semifinal
Babak penyisihan menjadi ujian pertama bagi tim dari daerah yang tersohor dengan salah satu kopi robusta terbaik di Indonesia—kopi Sidikalang, yang memikat dengan aftertaste-nya yang unik dan khas. Bertanding di Kisaran, mereka harus menghadapi grup yang dijuluki “grup neraka” dengan lawan-lawan tangguh seperti Asahan, Gumarang, Paya Bakung, dan Ratu Deli Serdang. Meskipun sempat tertahan oleh tuan rumah Asahan dengan kekalahan tipis, tiga kemenangan lainnya cukup untuk mengantarkan tim asuhan Coach Eben Siregar dan Manajer Batara Sinaga lolos ke babak enam besar sebagai runner-up grup.
Stadion Mini Pancing menjadi saksi pertarungan sengit di babak enam besar. Menghadapi Kwarta Deli Serdang, tim dengan reputasi kuat sebagai mantan peserta Liga 2, Victory Dairi harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-0. Namun, kekalahan itu justru menjadi pemantik semangat. Dengan determinasi tinggi, mereka bangkit dalam laga penentuan melawan Tanjung Balai United. Performa apik dan strategi yang matang akhirnya membawa Victory Dairi meraih kemenangan dramatis 2-1, memastikan tiket ke semifinal.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian tertinggi bagi Victory Dairi yang sudah mengarungi kompetisi di ajang amatir sejak 2010. Namun, tantangan belum usai. Liga 4 Sumut memiliki dua tiket menuju Seri Nasional yang akan digelar di Pulau Jawa dan Bali. Untuk mencatatkan sejarah, Victory Dairi harus menaklukkan PS Sergei dalam laga semifinal yang akan digelar pada Sabtu (5/42025) di Stadion Disporasu Pancing.
Coach Eben Siregar menaruh harapan besar kepada anak asuhnya, terutama kepada pemain-pemain kunci seperti Sanjay Hutajulu dan Wilson Togatorop, agar tampil all-out dalam laga krusial ini. Namun, tantangan terbesar bukan hanya lawan di lapangan, tetapi juga persoalan finansial. “Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah. Tanpa dukungan yang cukup, langkah ke Seri Nasional akan menjadi tugas yang nyaris mustahil,” ujarnya.
Bagi Victory Dairi, semifinal ini bukan sekadar pertandingan, melainkan mimpi yang hampir menjadi nyata. Kini, mereka bersiap untuk menuliskan babak baru dalam sejarah sepak bola Sumut dengan keberanian, kerja keras, dan tekad pantang menyerah.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI