Besok 4 April 2025, Timnas Indonesia akan beraksi kembali. Kali ini bukan Timnas Senior melainkan Timnas U-17 (dibawah usia 17 tahun) yang akan melawan Korea Selatan U-17 di ajang Piala Asia U-17 di Arab Saudi.
Bagi pecinta STY, tentunya akan membangkitkan memori untuk menyaksikan gaya permainan STY yang diturunkan melalui mantan asistennya Nova Arianto yang menjadi Pelatih Kepala Timnas U-17 ini.
Saat ini netizen pecinta sepakbola tanah air masih terbelah dua. Ada yang masih mendukung STY dan ada pula yang sudah move on dukungan ke Patrick Kluivert. Dan perlu dicatat bahwa netizen Indonesia termasuk yang paling sadis sedunia.
Jika Timnas kalah, mereka akan rame-rame menghujat Pelatih dan para Pemain melalui media sosial, bahkan Tim lawan pun juga bisa jadi korban hujatan. Contohnya Bahrain, walaupun bermain seri 2-2 melawan Timnas, tapi mereka dihujat habis oleh netizen sampai-sampai sempat enggan main di Indonesia.
Makanya tak heran jika ada berita bahwa Pemain Timnas harus menahan diri dilarang membuka media sosial jika Timnya kalah.
Nah, terkait dengan perjuangan Timnas U-17 menuju Piala Dunia U-17, jika lolos Piala Asia, marilah wahai netizen yang budiman, agar menjaga diri untuk berkomentar negatif jika hasil Timnas U-17 tidak sesuai harapan
Kenapa?
Sebab, Timnas ini dihuni ABG-ABG (Anak Baru Gede) berusia Under 17, artinya berusia 15-16 tahun bahkan mungkin ada yang 13-14 tahun. Mereka adalah calon Pemain Timnas masa depan yang saat ini sedang berproses menunaikan tugas negara.
Bayangkan, jika Anda ingin melakukan tugas negara melalui jalur TNI atau Kepolisian, usia minimal adalah 17 tahun lebih sedikit. Nah, para Pemain Timnas U-17 ini usianya dibawah 17 tahun tapi sudah menunaikan tugas negara lhoo..

Bahkan sebelum Turnamen Piala Asia ini, mereka sudah melakukan Training Centre (TC) di Arab Saudi sejak 16 Maret 2025. Yang artinya mereka menjalankan ibadah puasa disana dan tidak dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama orang tua masing-masing